Showing posts with label SKRIPSI. Show all posts
Showing posts with label SKRIPSI. Show all posts

10/24/11

Prosedur penyusunan skripsi

Prosedur penyusunan skripsi adalah tahapan-tahapan yang harus dilakukan mahasiswa selama melakukan penelitian. Prosedur tersebut dikelompokkan menjadi 3 bagian yakni: a). pengajuan judul penelitian; b). seminar proposal penelitian; dan 3). sidang meja hijau.
a.       Pengajuan Judul Penelitian
Pengajuan judul penelitian merupakan proses mendiskusikan topik/tema penelitian kepada pimpinan program studi dan calon dosen pembimbing. Langkah-langkah pengajuan judul penelitian adalah

Contoh Skripsi 2

Selama ini banyak orang yang berpendapat bahwa untuk meraih prestasi belajar yang tinggi diperlukan Kecerdasan Intelektual (IQ) yang juga tinggi. Namun, menurut hasil penelitian terbaru dibidang psikologi membuktikan bahwa IQ bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi prestasi belajar seseorang, tetapi ada banyak faktor lain yang mempengaruhi salah satunya adalah kecerdasan emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peranan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar pada siswa kelas II SMU.
            Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengenali emosi diri, mengelola emosi diri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain (empati) dan kemampuan untuk membina hubungan

Pedoman Membuat Skripsi

Skripsi merupakan karya ilmiah yang dikerjakan mahasiswa untuk memenuhi syarat kelulusan sebagai Sarjana Ilmu Komunikasi,  dengan didasarkan  kepada penelitian yang dilakukannya serta dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.
            Sebagai karya ilmiah, skripsi memiliki bobot serta kualitas pada nilai keilmuan bercirikan hasil penelitian yang dilakukan secara mandiri. Karya ilmiah ini menggambarkan  kemampuan, penguasaan keilmuan dengan memanfaatkan metode analisis yang berasaskan pada nilai etika dan norma akademik sejalan dengan disiplin ilmu yang dipelajarinya.
            Sebagai karya akademik, skripsi memiliki bobot aktualitas, orisinilitas, relevansi keilmuan yang

10/21/11

Contoh Skripsi


BAB 1 – PENDAHULUAN

Latar Belakang dan Perumusan Masalah:
Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang diperkenalkan di Jawa sekitar 500 tahun yang lalu. Sejak saat itu, lembaga pesantren tersebut telah mengalami banyak perubahan dan memainkan berbagai macam peran dalam masyarakat Indonesia.

Pada zaman walisongo, pondok pesantren memainkan peran penting dalam penyebaran agama Islam di pulau Jawa. Juga pada zaman penjajahan Belanda, hampir semua peperangan melawan pemerintah kolonial Belanda bersumber atau paling tidak dapat dukungan sepenuhnya dari pesantren (Hasbullah 1999:149). Selanjutnya, pondok pesantren berperan dalam era kebangkitan Islam di Indonesia yang menurut Prof. Azyumardi Azra telah terlihat dalam dua dekade terakhir ini. Akhirnya, pada awal abad ke-21 ini, dalam konteks peran Amerika Serikat melawan terorisme dan penangkapan pelaku peledakan bom di Bali[1], pondok pesantren dituding memainkan peran sebagai lembaga pendidikan yang menyebarkan ajaran Islam ekstrim.

Tuduhan tersebut adalah hal yang sangat serius bagi lembaga-lembaga pondok pesantren di Indonesia, terutama pada saat ini ketika Amerika Serikat dan sekutunya sedang mencari dan mencoba menebak

9/24/11

BIAYA PERHITUNGAN HARGA POKOK VARIABEL DENGAN METODE FULL COSTING

BAB I
PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang
Perusahaan yang telah berdiri tentunya ingin berkembang dan terus menjaga kelangsungan hidupnya, untuk itu pihak manajemen perusahaan perlu membuat kebijakan yang mengacu pada terciptanya efisiensi dan efektivitas kerja.   Kebijakan tersebut dapat berupa penetapan harga pokok produksi, yaitu dengan cara menekan biaya produksi serendah mungkin dan tetap menjaga kualitas dari barang atau produk yang dihasilkan, sehingga harga pokok produk satuan yang dihasilkan perusahaan lebih rendah dari yang sebelumnya. Kebijakan ini sangat bermanfaat bagi perusahaan untuk menetapkan harga jual yang tepat dengan laba yang ingin diperoleh perusahaan, sehingga perusahaan tersebut dapat bersaing dengan perusahaan–perusahaan lain yang memproduksi produk sejenis. Hal ini tentunya untuk mendapatkan laba semaksimal mungkin.

AKUNTANSI UNTUK PERUSAHAAN PENGOLAHAN / MANUFAKTUR





  • Perusahaan pengolahan / manufaktur: perusahaan yang mengolah bahan mentah (bahan baku) menjadi barang jadi.

  • Klasifikasi persediaan pada perusahaan pengolahan :
ü  Persediaan Bahan Baku
ü  Persediaan Barang Dalam Proses
ü  Persediaan Barang Jadi



LAPORAN KEUANGAN


Laporan keuangan perusahaan manufaktur hampir sama dengan laporan keuangan perusahaan dagang. Perbedaannya terletak pada bagian Aktiva Lancar di Neraca dan Harga Pokok Penjualan di Laporan Rugi-Laba.

INFORMASI HAJI BAB ll


TINJAUAN TEORITIS

1.1.             Pengartian Sistem
Istilah system berasal dari Yunani yaitu” systema”. Ditinjau dari sudut katanya system berarti sekumpulan objek yang bekerja bersama-sama untuk menghasilkan suatu kesatuan  metode, prosedur, teknik yang di gabungkan dan di atur sedemikian rupa sehingga menjadi suatu kesatuan yang berfungsi untuk mencapai tujuan. Untuk lebih menditail berikut ini di jelaskan pengertian system menurut bebrapa pendapat para ahli yaitu:
Menurut Drs. John J. Longkutoy (1989, hal 61) “Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari unit-unit kesatuan yang saling bekerja sama dan saling ketergantungan untuk mencapai suatu tujuan usaha tertentu.
Menurut Jogianto Hartono, MBA, PH, D ( 1989 hal 4 )” system adalah merupakan jaringan dari suatu elemen-elemen yang berhubungan dan membentuk suatu kasatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari system tersebut.
Menurut LUDWIG VON BARTALANFY  Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.
1.2.          

INFORMASI HAJI BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah

      Menunaikan ibadah haji merupakan rukun islam yang kelima yang harus dilaksanakan oleh umat islam bila ia mampu baik dalam hal materi ataupun spritual, Asrama haji adalah merupakan salah satu bentuk lembaga yang bertugas untuk  Melayani masyarakat yang ingin mengadakan perjalanan ibadah haji. adapun sebelum Mengadakan perjalanan ibadah haji para petugas haji terlebih dahulu menyusun, Prosedur data haji maupun jadwal-jadwal kegiatan lainnya.    
Selama ini pihak masyarakat mengalami kesulitan dalam mendapatkan Informasi   keberangkatan dan kepulangan jama’ah haji yang khususnya pada Asrama  Haji Embarkasi Medan. Biasanya masyarakat harus menghubungi pihak Asrama Haji terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi keberangkatan dan ke pulangan Jama’ah haji, Sesuai dengan permasalahan di atas yang menjadi latar belakang, Penulis berkeinginan untuk membuat suatu sistem berbasiskan web dimana aplikasi tersebut di harapkan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai ke berangkatan dan kepulangan haji, serta agar dapat mempermudah petugas dalam menyampaikan informasi kepada pihak-pihak yang membutuhkan informasi haji, atas alasan diatas penulis tertarik mengmbil judul.
       ’’SISTEM INFORMASI KEBERANGKATAN DAN  KEPULANGAN JAMA’AH HAJI PADA ASRAMA HAJI  EMBARKASI MEDAN BERBASIS WEB’’


   
1.2  Tempat dan Waktu Pelaksanaan
1.2.1    Tempat Penelitian Praktek Kerja Lapangan
                Praktek kerja lapangan ini di laksanakan di Asrama Haji Embarkasi Medan yang beralamat di JL. Karya jasa pangkalan mansyur Kec. Medan Johor kota Medan.
            1.2.2    Waktu Pelaksanaan Penelitian Praktek Kerja Lapangan
Peraktak kerja lapangan ini dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Medan pada tanggal 1 November 2010 – 1 November 2010
1.3  Tujuan Penelitian Praktek Kerja Lapangan
Praktek kerja lapangan ini bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan sifat professional dan kedisiplinan yang diperlukan mahasiswa sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Adapun tujuan praktek kerja lapangan ini antara lain:
a.       Menumbuhkan dan mengembangkan sifat professional, disiplin kerja sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
b.      Untuk lebih memahami penerapan ilmu pengetahuan dibandingkan ilmu yang didapat di bangku perkuliahan dengan ilmu yang diperoleh di perusahaan tempat melaksanakan praktek kerja lapangan.
c.       Agar lebih memahami peraturan-peraturan di perusahaan dalam melaksakan praktek kerja lapangan.
d.      Meningkatkan hubungan kemitraan antara lembaga pendidikan dengan masyarakat dan badan-badan usaha.
e.       Untuk meningkatkan rasa percaya diri.


1.4. Tujuan Dan Manfaat Penelitian
1.4.1. Tujuan Penelitian
Tujuan dari pengembangan sistem informasi haji yaitu mengefektifkan dan         mengefesiensikan kegiatan-kegiatan pengolahan data disetiap bagian yang ada di Asrama Haji, yaitu sebagai berikut:
1.      Memberikan pelayanan kebutuhan akan informasi kepada semua para calon haji dan pihak lain yang nantinya akan membutuhkan informasi tersebut.

1.4.2    Manfaat Penelitian
            Adapun manfaat dari penelitian adalah:
1.      Sebagai masukan Asrama Haji dalam menyajikan informasi yang cepat dan tepat kepada pihak-pihak lain yang membutuhkan informasi keberangkatan dan kepulangan jamaah haji.
2.      Penulis dapat mengembangkan ilmu pengetahuan yang di terima selama ini di bangku perkuliahan dan menerapkannya di lapangan agar menambah wawasan dan pengalaman bagi mahasiswa.

1.5.      Metodologi Penelitian
            Metodologi penelitian adalah sekumpulan peraturan, kegiatan, dan prosedur yang digunakan oleh pelaku suatu disiplin ilmu, Metodologi juga merupakan analisis teoritis mengenai suatu cara atau metode. Penelitian  merupakan suatu penyelidikan yang sistematis untuk meningkatkan sejumlah pengetahuan, juga merupakan suatu usaha yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah tertentu yang memerlukan jawaban. Hakekat penelitian dapat dipahami dengan mempelajari berbagai aspek yang mendorong penelitian untuk melakukan penelitian. Setiap orang mempunyai motivasi yang berbeda, di antaranya dipengaruhi oleh tujuan dan profesi masing-masing.

1.6.      Sistematika Penulisan.
Untuk membahas permasalahan yang lebih jelas dan memberkan hasil yang lebih baik, penulis perlu membatasi permasalahan yang timbul. Adapun batasan-batasan yang di uraikan dibawah ini.